LISTRIKTODAY – Banjir terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Di Karawang, Jawa Barat, banjir menggenangi lima belas kecamatan. Ribuan korban banjir di kabarkan mengungsi sejak Minggu 20 February 2021.

Akibat banjir itu, arus listrik terpaksa dipadamkan untuk menghindari korban jiwa atau kebakaran.

PLN bersiaga memantau kondisi di lapangan siang dan malam. Selain mengamankan jaringan kelistrikan, PLN juga mengutamakan keselamatan warga.

“PLN terus sigap dan siaga memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir. Demi mengutamakan keselamatan masyarakat, di beberapa daerah belum dapat dialiri listrik karena banjir masih tinggi,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura & Bali PLN Haryanto W.S.

Secara keseluruhan di Jabar sampai dengan Minggu (21/2/2021) pukul 13.00 WIB, terdapat 2.119 unit gardu distribusi yang terdampak banjir, sedangkan 1.369 gardu distribusi dan 333.505 pelanggan telah berhasil PLN nyalakan kembali.

Selain memastikan keamanan korban banjir, PLN juga memberikan bantuan kemanusiaan. Bantuan disalurkan secara langsung pada korban banjir di pengungsian. Salah satu bentuk bantuan itu berupa pembentukan dapur umum yang digunakan untuk menyediakan makanan siap saji.

Baca Juga :  Menteri ESDM Apresiasi Gerak Cepat PLN Tangani Kelistrikan Terdampak Banjir

Bantuan lain yang diberikan berupa perahu karet, masker dan kebutuhan mendesak lain bagi korban banjir. Dengan bantuan itu diharapkan para korban banjir sedikit mendapatkan ketenangan.

PLN juga membantu proses evakuasi dan terus memberikan imbauan bagi warga untuk mengamankan peralatan elektroniknya. Selain itu, PLN juga memastikan ketika banjir surut, aliran listrik akan segera dinyalakan. Dengan memastikan sebelumnya kondisi telah benar-benar aman.