LISTRIKTODAY – PLN berupaya maksimal mengamankan listrik di wilayah yang terdampak banjir di ibu kota dan sekitarnya.

Di samping itu, PLN berharap masyarakat tetap waspada dan memastikan keamanan kelistrikan di rumah ataupun lingkungan sekitar.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan, mengatakan bahwa PLN akan berupaya maksimal dalam mengamankan listrik saat banjir di Ibukota dan sekitarnya.

Petugas PLN tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam melaksnakan tugasnya di lapangan. Petugas dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan menjalankan 3M.

“Listrik segera dinormalkan apabila semua sudah dalam keadaan kering dan siap. Saat ini mohon bersabar karena keselamatan jiwa kita semua yang utama,” kata Doddy.

Di sisi lain, Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN, Haryanto WS mengatakan terdapat kondisi yang menyebabkan listrik dinonaktifkan demi keselamatan yaitu apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam.

PLN terus memantau perkembangan situasi di lokasi-lokasi yang terdampak maupun berpotensi banjir untuk secara sigap mengambil langkah. PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk hal tersebut.

Baca Juga :  Di Flores, Sampai Juga Pijar Listrik

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir.

Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

PLN juga mengajak pelanggan untuk melakukan catat meter mandiri melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan tinggal mengunggah foto meteran listrik pada tanggal 24-27 setiap bulannya. Kemudian, di tanggal 1 bulan berikutnya akan keluar tagihan berdasarkan angka meteran yang dilaporkan.

Fitur SwaCAM membuat pencatatan meter listrik lebih praktis, karena tidak perlu menunggu petugas datang ke rumah setiap bulannya. Adanya SwaCAM membuat proses penagihan listrik menjadi semakin transparan, karena pelanggan sendiri yang memberikan laporan pemakaian listrik.

Adapun terkait prakiraan cuaca yang diterbitkan BMKG, masyarakat diminta waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kep. Seribu, Jakut, Jakbar, Jaktim, dan Jakpus pada malam dan dini hari pada Minggu (21/2/2020).

Baca Juga :  Hadapi Dampak Pandemi, Penjualan Listrik PLN Tetap Tumbuh 0,95 Persen

Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini lebih lengkap dapat dilihat di website https://www.bmkg.go.id, aplikasi mobile infoBMKG atau akun media sosial @infoBMKG.