PLN Gandeng PMI Gelar Donor Darah dan Plasma Konvalesen di Surabaya

PLN Gandeng PMI Gelar Donor Darah dan Plasma Konvalesen di Surabaya

LISTRIK TODAY – Berbagai upaya dilakukan oleh banyak lembaga untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19.

Dalam hal pencegahan penularan Covid-19, banyak sistem dan mekanisme kerja yang diubah. Pemberlakuan kewajiban memakai masker, mencuci tangan dan melakukan tes usap kepada setiap karyawan terus dilakukan.

Bagi karyawan yang menjadi penyintas Covid-19, kini mulai diwajibkan untuk melakukan donor plasma konvalesen.

Dengan menjadi donor, maka para penyintas dapat membantu sesama yang masih menjadi penderita Covid-19 agar cepat sembuh.

Transfusi plasma Konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien COVID-19 bergejala berat dan kritis, sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pada pasien COVID-19.

“Donor plasma konvalesen merupakan upaya yang mulia sekaligus bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Atas kesembuhan yang diberikan-Nya,” terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/2/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga :  Hati-hati Bermain Layangan dan Balon Udara, Bisa Membuat Listrik Padam dan Dipenjara

Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dan rasa solidaritas yang tinggi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya tersebut.

Program ini sudah mulai dijalankan di berbagai lembaha pemerintahan. Termasuk berbagai lembaga yang dikoordinasikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya, PT PLN (Persero).

Menggandeng PMI

Sejak dicanangkan pada tanggal 18 Januari 2021 oleh Wakil Presiden Maruf Amin, program transfusi plasma dijalankan dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI).

Bagi para penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasma konvalesen, maka dapat mendaftarkan diri melalui website di alamat plasmakonvalesen.covid19.go.id, atau aplikasi Ayo Donor PMI, atau bisa juga menghubungi call center 117 Ext 5

PLN bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya melaksanakan kegiatan donor darah & plasma konvalesen di Kantor PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur pada Selasa (16/2)

Bertajuk “Donor Plasma Konvalesen & Darah Untuk Indonesia Sehat Bersama PLN Group Jawa Timur”, kegiatan ini merupakan wujud nyata program #PlasmaBUMNuntukIndonesia sekaligus dalam rangka memperingati bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.

Baca Juga :  Dukungan PMN Sangat Berarti Mendukung Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan

Total 306 orang penyintas Covid-19 menyumbangkan plasma konvalesen dan 120 orang pendonor darah dari berbagai kalangan dalam kegiatan amal ini.

Sebelumnya, Kamis (11/02) lalu, para penyintas Covid-19 yang mayoritas adalah pegawai PLN Group Jawa Timur mengikuti tahap pengambilan sampel untuk memastikan kondisi sesuai syarat & kriteria pendonor plasma.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Nyoman S. Astawa, menyampaikan bahwa gerakan donor darah yang digelar PLN dapat membantu memenuhi kebutuhan darah, khususnya plasma konvalesen untuk membantu proses penyembuhan pasien Covid-19.

“Kegiatan ini bentuk kepedulian PLN di tengah kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, kerjasama PLN Group Jawa Timur & PMI Surabaya merupakan bentuk nyata kontribusi & dukungan terhadap program pemerintah yakni Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang belum lama dicetuskan,” tutur Nyoman.

Pada kesempatan tersebut, Nyoman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bersedia menjadi pendonor.

Wakil Ketua I PMI Kota Surabaya, Tri Siswanto, mengapresiasi langkah PLN menggelar kegiatan Donor Darah dan Plasma Konvalesen.

Baca Juga :  KPK Apresiasi Niat PLN Cegah Korupsi

“Kami sangat mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh PLN, dan berharap agar kerjasama ini dapat terus ditingkatkan. Dukungan dari berbagai pihak akan membantu kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan hal ini sangat penting atas nama kemanusiaan.” pungkasnya.